script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> KAMUS BESAR KARDUS MIKROTIK ROUTERBOARD Skip to main content

KAMUS BESAR KARDUS MIKROTIK ROUTERBOARD

Sekampungwifian - Pernah di suatu diskusi ada seorang yang bertanya apa "perbedaan Mikrotik dan Router" sedangkan di coment lainnya menjawab :

Router itu nama alatnya...

Sedangkan Mikrotik adalah Brand atau Merk...

Contoh Router yang terkenal : Cisco Router, Mikrotik Router, Juniper Router, 

Gitu gan...

Mungkin kalo di analogikan pertanyaan agan seperti ini "Apa perbedaan Nokia sama Handphone ?"

Kawan SKW mungkin juga sependapat dengan Jawaban tersebut karena Mikrotik itu sebutan sebuah Merk,walaupun juga mengarah ke nama RouterOSnya,mungkin banyak Kawan SKW yang belum bisa membedakan perbedaan Router dan Mikrotik akan tetapi di artikel ini saya tidak akan membahas Pengertian dan sejarah Mikrotik karena pernah SKW tulis di Artikel sebelumnnya yang saya ambil dari web/sumber Mikrotik sendiri bisa di baca disini.

Di topik kali ini saya akan membahas tentang RouterBoard Mikrotik tetapi saya kerucutkan ke pembahasan cara membaca tipe dari Mikrotik yang tujuan penulisan artikel adalah agar kawan SKW tidak salah membeli RB Mikrotik sesuai kebutuhan Jaringan di tempat anda.

Karena dari tipe yang tertera di Box/kardus RB, kita bisa membaca dan mengenali spesifikasi Hardware dan Sofware RB tersebut,lihat gambar.


Dari gambar diatas bisa kita jelasakan sebagai berikut:

RB750
RB =Router Board
7 = Seri (700 series)
5 = Jumlah interface kabel (ethernet, SFP, SFP+) 5 Interface
0 = Tidak Mempunyai interface Wireles

RB951
RB = RouterBoard
9 = Seri (900 series)
5 = Jumlah interface kabel (ethernet, SFP, SFP+) 5 Interface
1 = Mempunyai 1 interface Wireles Utama

Atau Lebih Lengkanya, Karena penamaan pada RouterBoard Mikrotik sudah distandarkan, dengan format sebagai berikut :

<board name> <board features>-<built-in wireless> <wireless card features>-<connector type>-<enclosure type>
atau
<nama board> <fitur board>-<wireless bawaan> <fitur wireless card>-<tipe konektor>-<tipe wadah/casing>

dan dari Gambar diatas bisa kita baca sebagai berikut :

RB merupakan singkatan dari RouterBoard.

Angka Pertama, Megidetifikasikan seri atau kelas dari routerboard tersebut.

Angka Kedua, kode pada urutan kedua ini mewakili jumlah port wired yang ada pada routerboard.

Angka ketiga, kode ini mewakili slot PCI/Wireless yang ada pada routerboard mikrotik.


Gimana kawan sampai disini bisa dipahami kan?karena kode dibelakang RB bukan sesederhana seperti kasus diatas karena seri RB Mikrotik banyak sekali,seperti contoh kasus saya ketika akan membeli RB di Bukalapak,lihat gambar

Ha..haha..panjang sekali kawan,nah untuk bisa membacanya maka kita harus melihat kamus Mikrotik,sebagai Berikut

U - USB
P - daya injeksi dengan kontroler (PoE out)
i - single injector port power tanpa kontroler (single PoE out)
A - lebih banyak memori (dan level lisensi biasanya lebih tinggi)
H - CPU lebih kuat
G - Gigabit (mungkin termasuk "U", "A", "H", jika tidak digunakan dengan "L")
L - Edisi light (ringan)
S - Port SFP
e - Ekstensi interface PCIe card
x <N> - di mana N adalah jumlah core CPU (x2, x16, x36 dll)
R - MiniPCI atau Slot MINIPCIe

Kamus band/Frekuensi :
5 = 5Ghz
2 = 2.4Ghz
52 = dual band 5Ghz and 2.4Ghz

Kamus power per chain :

(Kosong) = "Normal" - <23dBm at 6Mbps 802.11a; <24dBm at 6Mbps 802.11g
H = "High" - 23-24dBm at 6Mbps 802.11a; 24-27dBm at 6Mbps 802.11g
HP = "High Power" - 25-26dBm 6Mbps 802.11a; 28-29dBm at 6Mbps 802.11g
SHP = "Super High Power" - 27+dBm at 6Mbps 802.11a; 30+dBm at 6Mbps 802.11g

Kamus protocol :

(kosong) = Card dengan standard 802.11a/b/g
n = Card support 802.11n
ac = Card support 802.11ac

Kamus number of chains :

(kosong) = single chain
D = dual chain
T = triple chain

Kamus connector type :
(kosong) = hanya satu opsi konektor saja
MMCX = untuk tipe konektor MMCX
u.FL = untuk tipe konektor u.FL

Kamus Casing:
BU = board unit (tanpa casing)
RM = rack-mount enclosure (Casing yang dikhususkan untuk di tempatkan pada rack dengan    mounting)
IN - indoor enclosure (Casing yang digunakan untuk diletakkan di indoor tanpa rack mounting)
EM - extended memory (Kapasitas memori lebih besar)
LM - light memory (Kapasitas memori lebih kecil)
BE - black edition case (Casing dengan edisi spesial warna hitam)
TC - Tower (vertical) case (Casing jenis tower berdiri)
OUT - outdoor enclosure (Casing khusus untuk pemasangan di luar ruangan)

Dan Untuk Kasus saya diatas maka bisa SKW jelaskan Sebagai Berikut
MIKROTIK RB912UAG-2HPnD-OUT

RB = RouterBoard
912 =  Board Seri ke 9
912 = Memiliki 1 buah interface ethernet
912 = Memiliki 2 buah interface wireless (bawaan dan miniPCIe)
UAG = Memiliki USB Port
UAG = Memori lebih besar
UAG = Port ethernet nya jenis gigabit (10/100/1000)
2HPnD = Band 2,4 GHz
2HPnD = High Power
2HPnD = Card support 802.11n
2HPnD = Dual Chain
Out = Antena Outdor/pemasangan di Luar Ruangan

Bila SKW yang membaca Antena diatas adalah jenis Akses Point dengan Frekuensi 2.4Ghz “sudah” berarti antena/router tersebut bekerja di Frekuensi 2.4ghz ini adalah yang terpenting karena nantinya kita sesuaikan jaringan di tempat kita apakah di frekuensi 2.4ghz atau di 5.8ghz karena frekuensi 2.4ghz hanya bisa menerima/menyebar 2.4ghz tidak bisa menerima dan menyebar 5.8ghz begitupun sebaliknya.

Sekian Kawan,kesimpulan yang bisa saya berikan adalah dari kemampuan kita bisa membaca tipe di kardus Mikrotik semoga kedepannya saat kawan SKW membeli Router/AP bisa mengira dan menimbang-nimbang kebutuhan Router/Ap melalui tulisan tipe tersebut.

Sekedar tambahan dari SKW adalah Referensi dari Forum-Forum juga jangan diabaikan  karena mereka-mereka telah berpengalaman dalam memakai Router yang kita inginkan tersebut..Mantaf Jiwa.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar