script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> 4 CARA AMPUH DAN BERHASIL ATASI INTERFERENSI SINYAL WIRELES 2.4GHZ Skip to main content

4 CARA AMPUH DAN BERHASIL ATASI INTERFERENSI SINYAL WIRELES 2.4GHZ

Sekampungwifian - Banyak faktor dan alasan yang mempengaruhi kesetabilan koneksi Internet,kesetabilan berbeda dengan kecepatan,kecepatan Internet bisanya banyak berhubungan dengan Bandwid yang didapaktan dari ISP provider kawan SKW,akan tetapi kalau kesetabilan Internet menurut pengalaman Team SKW banyak faktor mempengaruhi Dan sudah dibahas di Artikel tentang Mengenal yang mempengaruhi sinyal wireles

Di artikel ini saya akan membahas lebih dalam tentang Interferensi Chanel wifi di frekuensi 2.4ghz,artikel ini dibuat karena banyaknya pertanyaan2 di Forum tentang Interferensi semoga artikel ini bisa menjadi rujukan masalah dalam mengatasi chanel Interferensi

Sebenarnya Interferensi sudah banyak SKW singgung di artikel-artikel sebelumnya,akan tetapi di artikel ini saya akan lebih fokus di frekuensi 2.4ghz,frekuensi 2.4ghz mulai banyak ditinggalkan karena migrasi ke 5.8ghz karena lebih stabil.

Kadang saya berfikir kok seenaknya sendiri migrasi,sebagaimana kita tahu gimana perjuangan pembebasan frekuensi 2.4ghz menuju kemerdekaan oleh pejuang-pejuang wifi dulu,kok ga’ eman-eman kalau bahasa jawanya,seharusnya kita pelajari lebih dalam dulu frekuensi 2.4ghz

Karena masalah Interferensi banyak penggiat wifi langsung migrasi ke 5.8ghz,enak sekali ya?apakah ini murni karena ingin koneksi stabil apakah hanya untuk kepentingan bersaing dengan penggiat wifi lainnya agar banyak client karena di ISPnya lebih stabil dan lebih kenceng Internetnya.

Team SKW sebenarnya juga sama,sudah berpindah ke 5.8ghz alasan utama adalah karena koneksi di 2.4ghz tidak stabil akan tetapi itu di Posisi Stasion Antena,untuk posisi AP team SKW mencoba setia di frekuensi 2.4ghz dan karena Hal itulah di artikel ini Team SKW mencoba membagi pengalaman mengatasi masalah interferensi Frekuensi dan cara meminimalakan Interferensi

Kita awali dulu dengan pengertian Frekuensi dan konsepnya,Frekuensi adalah ukuran jumlah putaran ulang per peristiwa dalam selang waktu yang diberikan. Untuk memperhitungkan frekuensi, seseorang menetapkan jarak waktu, menghitung jumlah kejadian peristiwa, dan membagi hitungan ini dengan panjang jarak waktu

Frekuensi adalah jumlah siklus per detik dari sebuah arus bulak balik. Unit yang digunakan untuk frekuensi adalah Hertz, di singkat Hz. Satu (1) Hz adalah frekuensi dimana sebuah arus bulak balik menyelesaikan satu siklus dalam satu detik

Panjang gelombang adalah jarak antar dua titik identik dalam sebuah siklus. Dalam frekuensi , panjang gelombang biasanya dalam meter, centimeter atau milimeter.



Panjang gelombang tergantung pada ketinggian frekuensi. Semakin tinggi frekuensi, semakin pendek gelombangnya. Pada frekuensi 2.4GHz atau 2400MHz panjang gelombang sekitar 12.5cm. Panjang gelombang dapat dihitung menggunakan persamaan berikut:

Panjang Gelombang (meter) = 300 / Frekuensi (MHz)

Angka 300 datang dari kecepatan cahaya, karena sinyal radio/wifi di udara bergerak pada kecepatan cahaya

Panjang gelombang sangat penting untuk  terutama pada saat kita menginstalasi antenna. Untuk memperoleh radiasi sinyal radio yang optimal, sebaiknya antenna harus di install minimal 10 panjang gelombang jauh-nya dari permukaan yang dapat memantulkan sinyal radio. Untuk frekuensi 2.4GHz, permukaan yang dapat memantulkan harus berada pada jarak lebih jauh dari 1.2 meter

Nah,dengan mengetahui karakteristik panjang gelombang frekuensi 2.4Ghz seperti tersebut diatas maka dapat kita jadikan dasar cara memasang AP di antena/rumah kita,yaitu dengan memberikan jarak antar AP minimal 1.2 meter jika AP kita lebih dari satu,untuk mengurangi Interferensi

Saluran/Chanel Yang Tidak Tumpang Tindih
Setiap saluran pada spektrum 2,4 GHz memiliki lebar 20 MHz. Pusat saluran/chanel dipisahkan oleh 5 MHz, dan seluruh spektrum hanya selebar 100 MHz. Ini berarti 11 chanel harus masuk ke 100 MHz yang tersedia, dan pada akhirnya, tumpang tindih.

Namun, ada tiga chanel/saluran yang tidak tumpang tindih: 1, 6, dan 11, jadi semakin banyak perangkat di satu saluran/chanel, semakin lama waktu yang diperlukan untuk perangkat untuk koneksi karena harus menunggu giliran

Maksud yang ingin SKW jelaskan disini adalah Jika memilih Chanel Akses Point wajib berikan jarak 5 angka antar chanel.contoh:

1-6-11 tiga AP
2-7
3-8
4-9
5-10
6-11

Untuk mengetahui pemilihan apakah chanel yang kita gunakan tepat ataukah tidak,kita memeriksa kualitas ccq biasanya kalau ccq anteng tidak bergerak dan dikisaran antara 90-100% berarti chanel yang kita gunakan tepat jika sebaliknya berarti interferensi,

Akan tetapi pengalaman SKW ccq di Akses Point 2.4ghz selalu naik turun tidak bisa anteng,kita bisa melihat apakah itu Interferennsi yang berat atau ringan dengan melihat naik turunnya ccq,bila ccq turunya melebihi 5digit berari itu Interferensi Berat,akan tetapi bila 1-2 digit mungkin masih ringan dan bisa kita atasi dengan merubah chanel.

Kualitas Alat-alat Yang dipergunakan
Dalam sebuah sistem komunikasi radio/wifi ada banyak hal yang memungkinkan terjadinya redaman pada kekuatan sinyal.

Beberapa diantaranya adalah kabel, konektor, anti-petir, udara (free space), maupun berbagai halangan lain seperti pohon. Semua ini akan menyebabkan turunnya kemampuan jika tidak dipasang dengan baik

Untuk Pohon atau halangan termasuk ke dalam LOS yang akan saya bahas di bawah,
Kita tahu kabel Lan UTP/Konektor RJ45 banyak sekali jenisnya dan kualitasnya dari yang bagus,sedang,dan jelek,disini saya menekankan pilihlah yang terbagus dan jangan pernah sekali-kali mencoba menggunakan yang kualitas no 2,walaupun dalam keadaan kehabisan stock lebih baik usahakan di cancel.

Propagasi di Udara (Free Space)
Pada saat sinyal meninggalkan antenna, sinyal akan berpropagasi atau lepas ke udara. Antenna yang kita gunakan akan menentukan bagaimana propagasi akan terjadi.Pada frekuensi 2.4 GHz sangat penting sekali untuk menentukan agar jalur antara dua antenna ini tidak ada penghalang

Pointing Mencari LOS Yang paling Tepat
Teori Fresnel Zone digunakan untuk mengkuantifikasi Radio Line of Sight. Bayangkan sebuah Fresnel Zone sebagai lorong berbentuk bola rugby dengan antenna pemancar & penerima di ujung-ujungnya.

Optical LOS sangat mudah di pengerti. Radio LOS lebih sulit dan membutuhkan perhitungan yang lebih rumit untuk menjamin bahwa sinyal berada dalam jarak aman dari berbagai penghalang yang akan di lewatinya.



Dalam daerah Fresnel zone tidak boleh ada pengganggu sinyal. Fresnel Zone dibuat beberapa lapis, tampak pada gambar adalah Fresnel Zone lapisan pertama, kedua dan ketiga. Bentuknya elips yang menghubungkan ke dua titik antenna di ujungnya.

Beberapa orang menggunakan consensus bahwa jika 60% dari Fresnel Zone di tambah tiga meter bebas dari halangan maka Radio LOS baik.

Sebagian mengapopsi bahwa harus 80% dari Fresnel Zone tida ada yang menghalangi untuk memperoleh Radio LOS yang baik.

Jika ada halangan di wilayah Fresnel Zone maka performance system akan terganggu. Beberapa efek yang akan terjadi adalah:

1.Reflection (Refleksi). Gelombang yang menabrak merambat menjauhi bidang datar & mulus yang di tabrak. Multipath fading akan terjadi jika gelombang yang datang secara langsung menyatu di penerima dengan gelombang pantulan yang juga datang tapi dengan fasa yang berbeda.

2.Refraction (Refraksi). Gelombang yang menabrak merambat melalui bidang yang dapat memudarkan (scattering) pada sudut tertentu. Pada frekuensi di bawah 10GHz kita tidak terlalu banyak terganggu oleh hujan
lebat, awan, kabut dsb. Redaman pada 2.4GHz pada hujan 150mm/jam adalah sekitar 0.01dB/km.

3.Diffraction (Difraksi). Gelombang yang menabrak melewati halangan dan masuk ke daerah bayangan.

Untuk Penggiat RT/RW-net untuk mencari LOS kita harus survei Lokasi jangan asal ada client mau pasang wifi langsung deal,besok pasang!!! akan tetapi usahakan sebelum  hari H pemasangan untuk survei Lokasi client terutama survei pohon( Lokasi desa),gedung( Lokasi kota),bukit(Lokasi pegunungan)

Ini sangat penting telusuri dan cari penghalang paling tinggi yang memungkinkan menjadi penghalang utama koneksi antar Radio AP dan Stasion.

Pointing akses point secara tepat,arah antena,ketinggian antena,apabila antena menggunakan Antena Monopole atau triangle kita harus memanjat tower dan diperlukan 2 orang dan HT sebagai sarana komunikasi.Carilah signal terbagus dan ccq tertinggi,karena sinyal bagus belum tentu ccq bagus jadi kedua-duanya harus sama bagusnya.

Karena LOS ini bisa meminimalkan Interferensi,karena dengan sinyal yang bagus bisa mendokrak CCQ suatau Radio/antena,pengalaman SKW dengal sinyal yang maksimal walaupun terjadi Interferensi yang parah sekalipun kualitas CCq tidak terlalu drop walaupun agak sedikit naik turun 1-5 digit.

Dead Spots dari perangkat Non-WiFi

Kadang-kadang Anda mungkin memiliki kekuatan sinyal yang sangat baik, tetapi sedikit atau tidak ada konektivitas. Titik mati ini dapat disebabkan oleh perangkat nirkabel yang bersaing yang menggunakan frekuensi yang sama dengan WiFi, tetapi tidak bekerja sama dengan WiFi. Berikut ini beberapa perangkat umum yang menyebabkan titik mati :

·Telepon Tanpa Kabel/HP

·Sistem Audio Nirkabel/ Via Bluetot
·Nanny Cams
·Oven Microwave
·Sistem Keamanan Nirkabel

Di area dead spot yang parah,kita bisa mencoba dengan hide ssid wifi,akan tetapi solusi ini hanya berlaku untuk AP yang tidak langsung konek dengan Handphone,ini berguna untuk komunikasi antar radio PTP/PTMP yang memerlukan Router bawah,

Cara yang terakhir ini menurut SKW sangat berhasil,jika kita tidak menyembunyikan Nama Wifi kita orang /masayarakat akan mencoba menkoneksikan HP miliknya dan yang terjadi HP cuma Auntektikasi ke AP padahal Ap tidak mempunyai Gateway masuk ke dunia Internet atau setting static,jadi itu sangat menggangu daya pancar AP kita.topologi lihat gambar



Dari artikel diaas,kesimpulan yang bisa SKW simpulkan adalah,untuk mengurangi/meminimalkan Interferensi kita bisa mencoba uraian dari artikel diatas satu persatu,diantaranya

  1. Panjang Gelombang (Jarak AP dengan AP lainnya mimal jarak 1.2 meter)
  2. Pemilihan chanel yang tepat (1,6,11)
  3. Area wireles LOS
  4. Hide ssid AP

Artikel diatas bisa saya rangkum menjadi 4 cara tersebut untuk mengurangi Interferensi,untuk trik lainnya bisa anda belajar dari pengalaman sendiri.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar