script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> PENGUAT SINYAL HP 4G TIDAK BERGUNA KONEKSI 4G TETAP LELET,BACA DULU INI Skip to main content

PENGUAT SINYAL HP 4G TIDAK BERGUNA KONEKSI 4G TETAP LELET,BACA DULU INI

Sekampungwifian - Intereferensi sinyal adalah sesuatu momok di dunia RT/RW net karena sangat berpengaruh pada kualitas kesetabilan koneksi antar kedua Radio dan akhirnya akan berlanjut ke koneksi Internet kita akan menjadi lemot,Interferensi sinyal menyebabkan naik turunnya CCQ antena baik di Akses point dan Stasion.Banyak tip trik untuk mengatasi Interferensi dan yang paling tren di dunia RT/RW net adalah menggunakan chanel syetan,yaitu chanel yang tidak di perbolehkan karena terkena regulasi penggunaan chanel dari pemerintah.

CCQ aksespoint jika terkena Interferensi chanel akan akan naik turun dan tidak bisa stabil ini terjadi karena banyaknya sinyal wifi tumpang tindih,di artikel lainnya pernah saya singgung tentang interferensi dan sekarang di tahun 2019 ini,Interferensi di frekuensi 2.4Ghz sangat parah,nyampek pelosok desa juga terkena imbasnya,dan ini dikarenakan sekarang banyak peralatan elektronik yang memanfaatkan teknologi wifi terutama di frkuensi 2.4ghz dimana di frekuensi di bebaskan alias tidak membayar pajak serta banyak Hotspot bermunculan.

Kita lanjutkan ke dunia mobile broadband yaitu jaringan 4G,apakah menurut anda kualitas sinyal ini sudah maksimal di daerah anda ataukah masih lemot.Kualitas 4G menurut team SKW kurang maksimal kecepatannya,dimana teknology 4g seharusnya mempunyai kecepatan sekitar 185Mbps download dan untuk Upload sekitar 41Mbps.Dan apakah anda tau kecepatan sinyal 4g di Indonesia rata rata hanya dibawah 10Mbps dan denger denger kecepatan 4G tercepat di Indonesia masih dikuasai Smrtpren dengan kecepatan 9.83Mbps dan no 2 masih dipegang plat merah dengan kecepatan 8,42Mbps.Apa sebenarnya yang terjadi kenapa 4g di indonesia kurang maksimal dan tidak memuaskan sekali.

Kenalan dengan mobile broadband dulu kawan pasti dengan begitu anda akan faham masalah kenapa jaringan 4G di Indonesia masih lemot,kita mulai dari membaca artikel sebelumnya kawan,bisa anda baca DISINI,nah gimana udah faham kan,jika sudah mari kita lanjutkan dengan megambil dan menggaris bawahi pita frekuensi yang dipakai tiap generasi sinyal ini,karena penggunaan frekuensi inilah yang dapat menjawab kenapa kecepatan 4G masih lelet.

Langsung kita awali dari generasi 2 karena generasi pertama,ponsel pada waktu itu masih analog baru di generasi ke 2 inilah berubah ke era digital dan dari teknology mobile broadband ke dua ini lahirlah kata SMS dan GPRS,frekuensi yang dipakai adalah di 1800Mhz.

Generasi ke tiga yaitu teknology 3G,di sini kita sudah bisa video call walupun masih tersendat sendat dan frekuensi yang dipakai 3G di Indonesia. di 2,1 GHz, 3G juga bisa di 900 MHz, 1.800 MHz, atau bahkan di 700 MHz,wow 3G juga bisa di frekuensi 1800 MHz juga kawan pasti ramai nih.

Kitan lanjutkan ke upgrade jaringan 4G,untuk sinyal 4G berdasarkan data terakhir Kemenkominfo RI, juga menempati frekuesi 1.800 MHz merupakan salah satu frekuensi populer untuk 4G LTE. Saat ini sudah banyak perangkat murah yang mendukung jaringan tersebut.

Gimana kawan bisa melihat dengan jelas kan kenapa jaringan 4G masih lelet,benar sekali jawabannya adalah Interferensi dan Noise yang besar sama pada kasus yang terjadi di dunia RT/RW net.

Interferensi adalah sinyal pengganggu yang tidak diinginkan dimana frekuensinya berdekatan atau sama dengan sinyal yang kita pakai ,kalau disini menurut saya sinyal ini saling tumpang tindih,sehingga antar ISP kemungkinan memperbesar powernya,power yang terbesar dan peralatan tecknologi yang tercanggih adalah pemenangnya. 

Noise adalah sinyal dari luar dalam suatu sistem transmisi. Noise ini akan mengganggu kualitas dari sinyal terima yang kita inginkan dan akhirnya menggangu proses penerimaan dan pengiriman data

Dari ahli jaringan Internet mengungkapkan solusi,Agar Indonésia dapat menikmati akses Internet cepat adalah menggunakan teknology 4G,dan selanjutnya yang terjadi adalah pengosongan frekuensi 1800MHz agar tidak terjadi Interferensi sinyal.

Itu dari sudut pandang Technology kalau dalam sudut pandang Industri adakah kemungkinan,sinyal 4G diciptakan untuk menggusur Ponsel yang masih memakai tecknology 2G dan 3G. Karena pada frekuensi 1800MHz hanya akan digunakan sinyal 4G saja berarti Ponsel yang yang masih menggunakan teknologi 2G akan tidak bisa menggunakan frekuensi ini,jadi ponsel ponsel ini tinggal memasukan tong sampah,SMS akan punah,dan tidak bisa di gunakan lagi,berganti chat atau apalah namanya nanti.Mau tidak mau konsumen harus upgrade hp 3G ke 4G yang suport  jaringan 4G.

Dan itu sudah terjadi sekarang ini,ponsel keluaran terbaru rata rata menggunkan technologi 4G,bahkan sudah muncul lagi teknologi 5G dan 6G dimana ponsel dengan teknologi ini sudah ada yang menggunakannya walaupun harganya masih mahal.Kecepatan menjadi senjata yang dibawa Ponsel ini,apakah itu hanya strategi pemasaran saja atau memang benar menggunakan teknologi 6G,penulis juga kurang mengetahuinya,sedangkan masalah 4G saja belum teratasi pengaturan frekuensinnya “la ini kok sudah kita dapati teknologi 5G dan 6G”sudah gliyeng kah kita,sedangkan di desa penulis saja para orang tua masih banyak yang memanfaatkan SMS sebagai sarana komunikasi,bahkan ada yang baru bisa untuk kirim SMS.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar