script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> MENGATASI INTERFERENSI WIFI 2.4GHZ FINAL Skip to main content

MENGATASI INTERFERENSI WIFI 2.4GHZ FINAL

Sekampungwifian - Hari-hari dibuat pusing oleh koneksi wifi di tempat salah satu pelanggan katanya wifinya lemot,akhirnya nyerah juga setelah otak atik settingan dan update firmware terbaru dari server secara remote.

Akhirnya silaturahmi ke rumah pelanggan untuk melakukan maintene jaringan,coba melakukan sesuai SOP pada akhirnya ketemu juga permasalahannya,yaitu interferensi sinyal.

Dimana kita tahu  frekuensi 2.4 ghz sudah sangat tinggi interferensinya walaupun kita tinggal di  pelosok desa sekalipun itu dikarenakan masyarakat desa sekarang hampir semuanya menggunakan  smartphone dan banyak bermuculan ssid wifi baru.
MENGATASI INTERFERENSI WIFI

Frekuensi 2.4ghz  mungkin sudah banyak ditinggalkan oleh pengelola  RT/RWnet dan bermigrasi ke frekuensi 5.8Ghz yang masih minim gangguan Interferensi.

Apakah mereka sudah menyerah dengan Interferensi sinyal,"kebanyakan memang begitu adanya"

Mereka mungkin sudah tidak nyaman dengan komplain para pelanggannya,bayangan jika dini hari ada pelanggan yang marah-marah karena internet lemot

Terus apakah tidak ada solusinya?

Sementara ini belum ada yang benar benar 100% bisa mengatasi Interferensi frekuensi  2.4ghz,jikalaupun ada mungkin hanya cara untuk meminimalkan saja.

Interferensi frekuensi adalah  naik turunnya CCQ yang sangat tajam,padahal kualitas sinyal sebenarnya sudah maksimal.Cara umum untuk mengatasi interferensi wifi 2.4Ghz adalah sebagai berikut
  • Menggunakan chanel  Compliace test (Merk Ubiquity)
  • Menyembunyikan ssid AP
  • Pemilihan chanel yang Optimal
  • Otak atik settingan AP
  • Pemilihan MCS yang pas,dst
Cara tersebut memang berhasil untuk meminimalkan gangguan Interferensi,akan tetapi hanya bisa bertahan beberapa hari saja yang pada akhirnya CCQ akan drop lagi.

Untuk pemakai Router UBNT mungkin bisa mengatasinya dengan mengaktifkan AirMax mereka,penggunaan peralatan yang tidak seragam akan lebih rumit lagi penangannya apalagi penggunaan Router modifan Outdor sebagai Solusi Internet WIFI murah.

Cara yang  paling rekomendasi dan wajib dilakukan adalah Pointing antena ulang

Pointing antena bertujuan untuk memperoleh hasil Signal dan CCQ,.Dalam pointing  antena yang  harus diperhatikan adalah LOS bisa anda baca Lagi di artikel sebelumnya.

Ketinggian suatu antena sangat berpengaruh untuk memaksimalkan koneksi antar AP dan client dalam keadaan LOS.Lihat kondisi  sekitar antena client apakah ada bangunan dan pepohonan yang menghalanginya.

Kondisikan semaksimal mungkin agar antena berada di atasnya,serta  ketinggian dataran,bisa cek  dengan Googlemap.Dari  pengalaman penulis letak client di dataran yang tinggi dari AP kan lebih mudah dalam Pointing.

Kita juga harus memahami tentang Fresnel Zone,karena dengan memahaminya kita bisa membaca medan dimana letak antena,kita bisa  menggunakan simulator,contohnya simulator yang dipunyai  merk Unbnt di https://link.ui.com/ .

Dengan cara ini kita bisa mengetahui berapa persen maksimal signal yang akan didapat dengan begitu kita bisa menerka-nerka jika mendapatkan signal segini berarti  kita masih di freznel Zone atau sudah mendapatkan Line of sight.

Jika masih di Frensnel Zone berarti antena kurang tinggi dan seterusnya,bisa juga menggunakan kalkulator Line of  sight  di  http://www.calculatoredge.com/electronics/lineofsight.html.
Suatu koneksi wifi yang bagus dan stabil adalah jika Signal dan CCQ sama bagusnya.

Pepatah mengatakan "Signal bagus otomatis CCQ juga bagus" apakah sekarang kata kata-kata tersebut masih berlaku dikarenan interferensi frekuensi 2.4Ghz sudah terlalu tinggi

Interferensi adalah masalah tercemarnya sebuah sinyal wifi karena saking padatnya pegunaan kanal frekuensi tersebut.

Tetapi dari pengalaman penulis jika signal didapat sudah bagus dan maksimal maka akan dapat meminimalkan Interferensi

CCQ tidak akan terlalu drop walaupun Interferensi sangat tinggi sekalipun,dari situ berarti signal masih berpengaruh pada CCQ,dan mementahkan pepatah diatas.

Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah  Pointing semaksimal mungkin untuk mendapatkan koneksi stabil adalah No satu dalam dunia wifi.Terimakasih