script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> OSI LAYER ADALAH,PENGERTIAN DAN SEJARAHNYA Skip to main content

OSI LAYER ADALAH,PENGERTIAN DAN SEJARAHNYA

Sekampungwifian - Kita tahu hub bekerja pada lapis OSI layer pertama,Modem pada lapis layer ke 2 sedangkan Router bekerja atau mempunyai 3 lapis layer.Apa OSI layer tentunya sebagai calon-calon Administrator jaringan anda wajib mengetahui pengertian OSI layer beserta fungsinya,sebagai pengaplikasian jika anda terjun dalam dunia Jaringan nantinya,tentunya anda tidak ingin di cap praktisi jaringan abal-abal ketika ditanya Hub/switch apakah bisa untuk memperkuat sinyal,jawabanya bisa,parah bukan!Nah,dari kejadian tersebut pemahaman tentang OSI layer ini menjadi dasar untuk mengetahui sebuah perangkat jaringan berfungsi sebagai apa,dan harusnya di tempatnya dimana?
Pengetahuan tentang OSI layer menurut saya adalah Ilmu dasar yang harus dikuasai oleh seorang praktisi atau sedang menempuh pendidikan dalam jaringan komputer.Apa OSI layer?Untuk ke pengertiannya kita harus tau dulu sejarahnya.

Sejarah OSI layer
Sejarah yang kita bisa ikuti adalah sejak sekitar tahun 1970'an dimana pada saat itu banyak perusahaan SNA (System Network Architektur) yang mengembangkan aturan-aturan sendiri untuk komunikasi antar komputer/Host producknya.

SNA adalah sebuah sistem rancangan arus komunikasi dengan media elektronik.
Nah,dari sini jelas bahwa agar satu komputer dengan komputer agar bisa terhubung harus satu vendor,jadi seandainya ada komputer lain yang berbeda akan terhubung jelas tidak bisa karena perbedaan protocolnya.Sedangkan saat itu perusahaan-perusaahan SNA sudah cukup lumayan banyak seperti IBM, Digital, Sperry, burough.

Protocol adalah jenis atau aturan bahasa komputer,untuk berkomunikasi ,misalnya IP (Internet Protocol)

Karena permasalahan ini para expert yang diwadahi dalam sebuah organisasi The International Standard Organization (ISO) pastinya akan mencari sebuah solusi demi terciptanya sebuah jaringan global dan kemajuan sebuah jaringan.Solusi itu akhirnya ditemukan yaitu ISO meluncurkan standar/licency atau aturan baku sebuah model referensi  yang berisi cara kerja serangkaian protokol SNA,dan model ini dinamakan OSI.

OSI kepanjangan Open System Interconnection

Model referensi ini mengatur 7 bagian lapis dalam sebuah perangkat baik firmware yang berjalan di dalamnya serta media penghubungnya,antar lapis satu sampai lapis 7 di setiap lapisnya terdapat kumpulan sebuah aturan yang harus diikuti oleh komponennya,jadi referensi ini harus digunakan perusahaan vendor untuk perangkat jaringan yang dikeluarkannya.

Dikarenakan OSI mempunyai 7 lapis maka disebutlah OSI Layer.

Cara Kerja OSI layer
Dimana setiap lapisan layer bertanggung jawab atas lapisan layer diatasnya,lapisan atas akan mengarah ke perangkat lunak sedangkan lapisan bawah mengarah ke hardware (perangkat keras).Untuk lebih jelasnya silahkan lihat 2 gambar dibawah ini.
7 Lapis Layer
Dari gambar diatas kita bisa mengetahui protocol-protocol di setiapa lapis layer yang pada akhirnya kita bisa mengenali sebuah perangkat bekerja pada lapis layer keberapa.Untuk penjelasnya setiap protokolnya mungkin akan saya bahas di artikel selanjutnya.

Untuk lebih memahaminya kita bisa melihat data yang ditanmisikan pada setiap layernya,misal Banwidth mempunyai ukuran bit/second

Layer 1 physical yang dibawa berupa Bit
Layer 2 data link yang dibawa berupa Frame
Layer 3 network yang dibawa berupa Packet
Layer 4 transport yang dibawa berupa Segment
Layer 5 Session yang dibawa berupa Data
Layer 5 Presentation yang dibawa berupa
Layer 5 application yang dibawa berupa Data

Jlimet bukan kawan,beginilah kalau jaringan di teorikan,akan lebih mudah memahaminya jika langsung berhadapan dengan perngkatnya.

Kesimpulan yang bisa diambil dari artikel ini adalah OSI layer merupakan pengetahuan dasar yang wjib diketahui bagi calon-calon praktisi jaringan pemahaman yang mendalam tentang OSI layer dapat membantu anda suatu saat jika menemukan permasalahan ketika routing atau troubleshoting sebuah jaringan baik skala kecil atau besar.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar