script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> TENDA O1 FREKUENSI 2.4GHZ REVIEW DARI SEKAMPUNGWIFIAN Skip to main content

TENDA O1 FREKUENSI 2.4GHZ REVIEW DARI SEKAMPUNGWIFIAN

Sekampungwifian - Sebenarnya sudah dari dulu kepingin mereview Tenda O1,dikarenakan pengalaman memakai Tenda O3 akhirnya saya mengurungkan mereview serta membeli Antena Outdor ini,Antena Outdoor ini hadir setelah Tenda O3.

Router tenda menurut saya merupakan router yang mempunyai kualitas bagus dan harga yang sangat murah untuk ukuran antena outdoor di kelasnya,saya menyebutnya Loconya Tenda.
REVIEW TENDA O1

Saya langsung jatuh hati saat pandangan pertama melihat si Tenda O1,dimana fisiknya ramping dan sangan enak dilihat,Tenda O1 ini jika di merk UBNT mungkin layaknya Nanostasion Loco,dimana bentuknya mempunyai kemiripan kecil dan ramping.

Jika UBNT Loco saya memanggilnya si Kecil  cabe rawit,karena kehandalannya saat dijadikan Akses Point yang belum pernah mengecewakan saya.Apakah akan sama dengan Tenda 01 menyamai kehandalan si Loco monggo kita review spesifikasinya.

Jika penulis lihat dari situs resminya Tenda O1 memang dirancang sebagai koneksi jarak jauh sebagai tranmisi data dan cctv,untuk menjaga kestabilannya antena ini memakai auto-bridging,untuk mencapai sinyal maksimal diperlukan medan yang LOS,apa LOS baca DISINI.

Antena ini mengadopsi teknologi CPE yang sekarang rata-rata dipakai antena Outdoor lainnya di kelasnya,yaitu sebuah perangkat media/antena yang fungsinya sebagai penangkap ssid wireles yang kemudian menyebarkannya kembali dalam satu jaringan.

Bekerja pada kanal frekuensi 2.4Ghz,yang kini mulai banyak ditinggalkan oleh para pengelola RT/RW net karena banyak yang bermigrasi ke frekuensi 5.8Ghz walaupun demikian penulis masih setia di 2.4Ghz karena menghargai kerja keras pendahulu yang memperjuangkan agar kanal frekuensi dibebaskan.

Alasan frek 2.4Ghz ditinggalakan karena Inerferensi sinyal yang semakin kesini semakin parah khususnya di kota-kota besar,akan tetapi untuk daerah-daerah pelosok atau terpencil frek 2.4Ghz mungkin masih rekomendasi karena masih minim Interferensi.

Untuk Mode wireles sudah sangat lengkap,Mode AP (Akses Point) sebagai pemancar wifi di frekuensi 2,4Ghz kedua Mode Client sebagai penagkapkap wireles,hasil maksimal PTP ketiga Mode WISP mode tangkap sebab wifi yang menurut saya adalah ciri khusus yang dimiliki semua router Tenda.

Dibekali antena Beamwidth 8dbi dengan Horizontal 60 dan verikal 30,lumayanlah untuk jangkauan 1 Km kemungkinan masih mendapatkan sinyalnya walaupun nyrempet2 tetapi sangat tidak rekomendasi,untuk mendapatkan kualitas sinyal terbaik rekomendasi maksimal adalah 500m kebawah dan PTP .

Protokol yang digunakan IEEE 802.11 b/g/n dan mode operasi AP/Stasion/WISP,menurut saya standart antena outdoor pada umumnya.

Spesifikasi lainnya yang juga mendapat perhatian adalah memakai passive adaptor dengan tegangan 9-12 Volt,suport PPTP dan L2TP,bahan terbuat dari bahan yang kedap air mengadopsi IP65,untuk IP default yang biasanya 192.168.0.254 menjadi 192.168.2.1 dengan User :admin dan Password :admin.

Nah,gimana kawan antena outdoor yang keren bukan,apakah akan menjadi saingan Nanostasion Loco dari UBNT atau hanya pemeriah saja,silahkan di uji coba sendiri untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Tenda O1 ini masih rekomendasi jika dibandingkan dengan pemakaian antena modifan sendiri,yang perlu saya tekankan disini jika terlanjur atau kepingin mencoba usahakan penggunaan PTP (Point to Point) dan sangat hindari penggunaan untuk Multipoint,apalagi penggunaan sebagai Akses Point sangat tidak merekomendasikan.Terimakasih
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar